Jl. Jaksa Agung Suprapto No.20, Tlogobendung, Bedilan, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61111

(031) 3974627

DISPUSIP Gresik Perkuat Layanan Perpustakaan dan Perluas Akses Literasi Masyarakat

DISPUSIP Gresik Perkuat Layanan Perpustakaan dan Perluas Akses Literasi Masyarakat

Gresik, 16 September 2026 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik terus melakukan evaluasi dan penguatan layanan perpustakaan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi dan Koordinasi Peningkatan Layanan Pemustaka yang dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) di Ruang Preservasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Budi Rahardjo, S.H., M.Sos., Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Dr. (H.C.) H. Jumanto, S.E., M.M., serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Gresik, Mujid Riduan, S.H.

Dalam pembahasan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik Budi Rahardjo menyampaikan sejumlah upaya yang telah dan sedang dikembangkan dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Salah satunya melalui kerja sama dengan Balai Bahasa sebagai UPT di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam pengembangan kegiatan kebahasaan dan literasi.

Kerja sama tersebut juga diarahkan pada pengembangan dan penerbitan buku elektronik sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan sumber informasi dalam format digital. Selain itu, DISPUSIP Gresik mengembangkan kegiatan penerjemahan naskah berbahasa Belanda untuk mendukung pelestarian dan pengkajian sumber-sumber sejarah yang berkaitan dengan Gresik.

Upaya pelestarian bahasa daerah juga dilakukan melalui pengembangan buku dwibahasa Jawa–Indonesia. Dalam pelaksanaannya, DISPUSIP Gresik bekerja sama dengan MGMP Bahasa Daerah yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu sebagai bagian dari penguatan kegiatan literasi dan kebahasaan.

Dari sisi kualitas pelayanan, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) semester I tahun 2026 mencapai 91,58 dan berada pada kategori sangat baik. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pelayanan perpustakaan memperoleh respons positif dari masyarakat sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan.

Dalam rapat tersebut juga dibahas pentingnya keterkaitan pembangunan literasi dengan sasaran pembangunan daerah. Penggunaan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dinilai dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan literasi masyarakat serta memperlihatkan kontribusi perpustakaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Gresik Mujid Riduan menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga dapat menjadi pusat dokumentasi, sumber informasi, serta tempat pelestarian berbagai bukti sejarah.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan karakter generasi digital juga menuntut perpustakaan untuk terus beradaptasi. Bentuk layanan perlu dikembangkan agar semakin relevan, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

Pengembangan layanan juga perlu berorientasi pada kebutuhan pemustaka. Fasilitas perpustakaan diharapkan semakin ramah dan mudah diakses oleh berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Prinsip pelayanan yang mudah, ramah, akuntabel, dan inklusif menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman layanan yang baik bagi masyarakat.

Mujid Riduan juga menyampaikan dukungan terhadap pengembangan program perpustakaan, termasuk dalam pembahasan kebutuhan program dan anggaran tahun 2027. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik diharapkan dapat menyampaikan berbagai kebutuhan dukungan pendanaan kepada Komisi IV DPRD untuk selanjutnya dibahas sesuai dengan mekanisme penganggaran yang berlaku.

Selain penguatan layanan di perpustakaan menetap, perluasan jangkauan layanan melalui perpustakaan keliling juga menjadi salah satu perhatian. Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik Dr. (H.C.) H. Jumanto menyampaikan pentingnya penguatan layanan perpustakaan keliling agar masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh akses terhadap bahan bacaan dan informasi.

Salah satu gagasan yang disampaikan adalah penambahan armada perpustakaan keliling hingga mencapai lima unit mobil. Penambahan armada tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, terutama bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap perpustakaan menetap.

Selain itu, terdapat pula informasi mengenai peluang program beasiswa yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap informasi dan peluang pendidikan.

Melalui rapat evaluasi dan koordinasi ini, DISPUSIP Gresik bersama DPRD Kabupaten Gresik mendorong penguatan layanan perpustakaan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pengembangan layanan tidak hanya diarahkan pada peningkatan akses terhadap bahan bacaan, tetapi juga mencakup inovasi kebahasaan, pemanfaatan teknologi, pelestarian sejarah, penguatan literasi, serta penyediaan fasilitas yang inklusif.

Koordinasi antara DISPUSIP Gresik dan DPRD Kabupaten Gresik akan terus diperkuat, khususnya dalam mendukung program dan kebutuhan anggaran tahun 2027. Dengan layanan yang terus beradaptasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat, perpustakaan diharapkan dapat semakin berperan sebagai pusat pengetahuan, sumber informasi, ruang belajar, serta bagian dari investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Gresik.


Related Posts

Hubungi Kami
Logo

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Silakan menyetujui Kebijakan Privasi untuk pengalaman terbaik.