Jl. Jaksa Agung Suprapto No.20, Tlogobendung, Bedilan, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61111

(031) 3974627

Semarak Hari Buku Nasional 2025: Back 2 Book Gresik, Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

Semarak Hari Buku Nasional 2025: Back 2 Book Gresik, Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

Gresik, 19 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional dan mendukung program "Back 2 Book," Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik sukses menggelar kegiatan puncak berupa bedah buku dan peresmian Ruang Baca Digital Ramah Anak (RUBADIRA) yang dipusatkan di Gedung Nasional Indonesia (GNI). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP., yang sekaligus membuka secara resmi rangkaian acara peringatan Hari Buku Nasional 2025 di Kabupaten Gresik, Sekretaris Daerah Gresik Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman, M.T., perwakilan perusahaan pendukung, komunitas literasi, penulis lokal, serta pelajar di Kabupaten Gresik. Selain itu, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan Bazar Buku yang diselenggarakan di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) mulai 15 hingga 25 Mei 2025.

Program "Back 2 Book" merupakan kampanye Pemerintah Kabupaten Gresik yang bertujuan mengajak masyarakat untuk membaca setidaknya dua buku dalam satu bulan. Filosofi dari program ini juga dapat diartikan sebagai "Back to Book" yang bermakna kembali ke buku sebagai sumber utama literasi dan referensi.

Acara bedah buku yang diselenggarakan di GNI menghadirkan dua karya penulis  lokal, yaitu Sunan Giri Memimpin Wali Sanga oleh Muhammad Muchlas dan Penguasa Negeri Tandes oleh Eko Jarwanto, M.Pd. Diskusi buku ini dipandu oleh Nayla Rahma Wijaya, Duta Baca Gresik, yang membawa suasana diskusi menjadi interaktif dan penuh wawasan. Pengulas buku, Sujarwo, S.Sos., Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, dan Amir Syahrifuddin, Budayawan Gresik, turut memberikan pandangan mendalam mengenai makna dan pesan yang terkandung dalam karya tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap karya penulis lokal dan mendorong generasi muda untuk lebih mencintai literasi. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, komunitas literasi, dan perwakilan perusahaan yang aktif mendukung literasi di Gresik.

 

Pemberian Penghargaan kepada PT Smelting oleh Wakil Bupati

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan literasi di wilayah ini. Salah satunya adalah PT Smelting, yang sejak tahun 2014 telah konsisten berkontribusi dalam memajukan literasi melalui berbagai program. Perusahaan ini telah menerbitkan banyak buku karya penulis lokal, membantu pembentukan perpustakaan desa dan taman baca masyarakat, serta memberikan bantuan mobil operasional perpustakaan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik. Hingga saat ini, PT Smelting juga terus menerbitkan majalah sebagai media informasi yang mendukung penyebaran literasi di kalangan masyarakat.

Sementara itu, PT Petrokimia Gresik mendapat penghargaan atas dukungannya terhadap pengembangan literasi digital melalui program Perpustakaan Digital atau PADI. Melalui program ini, perusahaan tersebut telah memberikan bantuan berupa komputer beserta koleksi ratusan buku elektronik, membangun taman baca di sejumlah kelurahan, dan secara konsisten mendukung berbagai kegiatan Dinas Perpustakaan selama lebih dari satu dasawarsa. Upaya ini menunjukkan peran aktif dunia industri dalam mendorong transformasi literasi di era digital.

Adapun PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengembang dan pengelola JIIPE, pada tahun 2025 telah memberikan bantuan berupa 64 judul dan 94 eksemplar buku yang menjadi kebutuhan para pemustaka dan sebelumnya belum tersedia dalam koleksi perpustakaan umum Kabupaten Gresik. Kontribusi ini tidak hanya memperkaya koleksi bacaan, tetapi juga mencerminkan kepedulian dunia usaha terhadap pemenuhan kebutuhan literasi masyarakat.

Dalam wawancara eksklusif, Yudi Darjanto, Community Development PT BKMS, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program literasi merupakan bagian dari upaya nyata untuk mendorong generasi muda kembali mencintai budaya membaca. “Kami ingin mendorong anak-anak muda untuk kembali membaca. Dengan membaca, mereka akan terhindar dari pengaruh informasi yang tidak benar atau hoaks, serta mampu menemukan sumber-sumber pengetahuan yang sahih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dunia industri memerlukan sumber daya manusia yang berkompeten, dan kompetensi itu berawal dari literasi. “Kalau kurang membaca, maka pengetahuan akan terbatas. Padahal industri sangat membutuhkan orang-orang yang memiliki pengetahuan luas,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Fuad, Asisten Section Manager General Affairs Section PT Smelting, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berkomitmen pada pembangunan ekonomi, tetapi juga sosial, pendidikan, dan literasi masyarakat. “Kami di PT Smelting percaya bahwa literasi yang kuat akan melahirkan generasi yang cerdas dan kritis. Melalui dukungan ini, kami ingin memastikan akses terhadap buku-buku berkualitas dapat menjangkau masyarakat, terutama generasi muda,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan literasi seperti ini menjadi sarana yang tepat untuk membuka wawasan generasi muda melalui berbagai bentuk kreasi, serta memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat. “Perusahaan kami berada di tengah masyarakat, dan kemajuan kami harus pula dirasakan oleh masyarakat sekitar. Ini adalah bentuk nyata dari tanggung jawab sosial kami,” tambahnya.

Kedua perusahaan berharap kegiatan literasi dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak, khususnya perusahaan-perusahaan lain di kawasan industri Gresik. Mereka mendorong agar Pemerintah Kabupaten Gresik, melalui Dinas Perpustakaan, mengajak lebih banyak industri untuk bergotong-royong dalam membangun masyarakat yang literat.

Dengan sinergi antara dunia usaha dan masyarakat, semangat literasi di Gresik diharapkan terus tumbuh dan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah di masa depan.

 

Peresmian RUBADIRA

Acara puncak ditandai dengan peresmian Ruang Baca Digital Ramah Anak (RUBADIRA) oleh Plt. Bupati Gresik. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang inspiratif bagi anak-anak untuk meningkatkan minat baca sejak dini. RUBADIRA hadir sebagai bagian dari program "Back 2 Book," yang merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik.

Dalam acara puncak yang berlangsung di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada 19 Mei 2025, Plt. Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP., menyampaikan pentingnya literasi sebagai kunci utama dalam mencerdaskan masyarakat dan memajukan bangsa. "Dengan membaca, generasi muda akan terhindar dari hoaks dan memiliki pengetahuan yang luas. Melalui program ini, kita berusaha menciptakan masyarakat yang literat dan siap menghadapi era digital," ujarnya.

Bupati juga menekankan bahwa Program "Back 2 Book" bukan hanya sekadar kampanye, tetapi sebuah gerakan yang diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat membaca di tengah masyarakat Gresik. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kontribusi dari para pelaku industri, khususnya PT BKMS, PT Smelting, dan PT Petrokimia Gresik, yang secara aktif terlibat dalam memfasilitasi akses literasi. “Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat ini harus terus diperkuat. Tidak ada pembangunan tanpa pengetahuan, dan pengetahuan itu berasal dari literasi yang kuat," tegasnya.

Sementara itu, laporan panitia yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman, M.T., menguraikan tentang rangkaian kegiatan yang telah disusun dalam memperingati Hari Buku Nasional 2025. Ia menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih banyak membaca dan menghargai karya-karya literasi, baik lokal maupun nasional. "Program Back 2 Book adalah upaya konkret untuk kembali mengarahkan masyarakat pada buku sebagai sumber pengetahuan utama," ungkapnya dalam laporan tersebut.

Sekda juga memaparkan bahwa dukungan dari industri seperti PT BKMS, PT Smelting, dan PT Petrokimia Gresik, telah memungkinkan pengadaan buku-buku berkualitas dan pembangunan infrastruktur literasi seperti RUBADIRA. "Sinergi ini adalah wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan generasi muda yang literat dan siap menghadapi tantangan global," tuturnya.

Peringatan Hari Buku Nasional 2025 di Kabupaten Gresik menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Program "Back 2 Book" diharapkan dapat terus didukung oleh seluruh elemen masyarakat sehingga literasi di Kabupaten Gresik semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan dan ekonomi.

 


Related Posts

Hubungi Kami
Logo

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Silakan menyetujui Kebijakan Privasi untuk pengalaman terbaik.