Gresik, 22 September 2026 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik kembali menyelenggarakan Kunjungan Anak Sekolah Studi Arsip Pemula (KUAS STARLA) sebagai upaya mengenalkan dunia kearsipan kepada peserta didik sejak dini. Kegiatan edukatif ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya arsip sebagai sumber informasi, bukti autentik, dan memori kolektif bangsa.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Budi Raharjo, S.H., M.Sos., yang menyampaikan bahwa arsip bukan sekadar dokumen lama, melainkan rekaman perjalanan kehidupan yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari identitas masyarakat.
Dalam sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengertian arsip berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009, serta mengenal perbedaan antara arsip dinamis dan arsip statis. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan profesi arsiparis, yaitu tenaga profesional yang bertugas mengelola, merawat, melestarikan, dan memberikan layanan arsip kepada masyarakat. Melalui pengenalan ini, peserta mendapat gambaran mengenai peran penting arsiparis dalam menjaga memori kolektif bangsa dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang tertib.
Materi berikutnya mengajak peserta mengenali arsip keluarga sebagai arsip yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti akta kelahiran, kartu keluarga, KTP, ijazah, sertifikat tanah, hingga foto keluarga. Peserta juga mempelajari daur hidup arsip dinamis, konsep preservasi arsip secara preventif dan kuratif, serta memahami perbedaan metode laminating dan enkapsulasi sebagai bentuk perlindungan fisik terhadap arsip.
Sebagai pengalaman belajar langsung, peserta diajak mengunjungi Depo Arsip Statis untuk melihat proses penyimpanan dan pelestarian arsip bernilai kesejarahan. Dalam kunjungan tersebut, peserta diperkenalkan dengan sarana penyimpanan arsip menggunakan mobile file yang dikhususkan untuk koleksi arsip foto dan arsip peta, tata cara penataan arsip, serta pentingnya menjaga kondisi lingkungan penyimpanan agar arsip tetap aman, awet, dan mudah ditemukan ketika dibutuhkan. Kunjungan ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta mengenai bagaimana arsip dipelihara di lingkungan lembaga kearsipan.
Kegiatan ditutup dengan praktik enkapsulasi arsip, di mana peserta mempraktikkan secara langsung tahapan melindungi arsip menggunakan bahan pelindung khusus. Melalui rangkaian kegiatan ini, KUAS STARLA diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap arsip sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga arsip berarti menjaga sejarah dan identitas bangsa.

.jpg)

.jpg)

